Minggu, 31 Januari 2016

Macam-Macam, Fungsi dan Sumber Vitamin

Sumber Vitamin [image by manfaatnyasehat.com]
Macam-Macam, Fungsi dan Sumber Vitamin ~ Makanan yang sehat harus memenuhi beberapa ciri-ciri, yaitu bersih dan tidak mengandung zat racun, mengandung zat makanan, dan zat makanan cukup atau seimbang. Zat-zat makanan yang harus terdapat dalam makanan yaitu zat karbohidrat, zat protein, zat lemak, vitamin, dan mineral.

Vitamin diperlukan tubuh sebagai makanan tambahan. Vitamin berfungsi sebagai pemelihara kesehatan. Vitamin banyak terdapat dalam buah-buahan, sayur-sayuran, ikan, dan daging. Kebutuhan vitamin akan meningkat secara bertahap sesuai bertambahnya usia. Kebutuhan vitamin yang tidak mencukupi akan menyebabkan kekurangan vitamin atau hipovitaminosis. Namun, apabila vitamin yang diserap tubuh berlebihan akan menyebabkan keracunan atau hipervitaminosis.

Vitamin mempunyai beberapa macam, yaitu Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B12, Vitamin C, Vitamin D, Vitamin E, dan Vitamin K, disetiap macam vitamin tersebut mempunyai fungsi tersendiri dalam tubuh kita.

Berikut ini akan diuraikan macam-macam dan fungsi vitamin beserta sumber vitamin tersebut.

1. Vitamin A
Vitamin banyak terdapat pada makanan hati, susu, ikan, mentega, minyak, telur, daging, buah-buahan berwarna kuning dan sayur-sayuran.

2. Vitamin B
Vitamin B dapat dibedakan menjadi beberapa golongan.
  • Vitamin B1
  • Sumber Vitamin B1 banyak terdapat pada beras, kacang-kacangan, ragi, dan bekatul. Fungsi Vitamin B1 adalah memperlancar reaksi metabolisme karbohidrat dan mencegah penyakit beri-beri.
  • Vitamin B2
  • Sumber vitamin B2 banyak terdapat pada daging, telur, hati, sayur-sayuran dari daun-daunan, susu, dan keju. Fungsi vitamin B2 adalah mencegah gangguan pada kulit, biasanya kulit muka, hidung dan kelopak mata; mencegah lidah tidak memecah jalubu; dan mencegah kelainan mata seperti berair tidak tahan sinar atau silau dan mata terasa panas.
  • Vitamin B3
  • Sumber vitamin B3 atau niasin, yaitu hati, tomat, susu, kedelai, kol, dan bayam. Vitamin B3 atau niasin fungsinya untuk mencegah penyakit pellagra. Penyakit pellagra, tanda-tandanya adalah kulit kemerahan kemudian mengelupas dan pecah-pecah, mencret terus-menerus, pendarahan pada gusi dan usus, dan cepat letih, sering melamun dan pelupa.
  • Vitamin B12
  • Sumber vitamin B12 banyak terdapat pada hati, ikan, daging, kerang. Vitamin B12 fungsinya untuk mencegah penyakit kurang darah (anemia). Penyakit kurang darah memiliki tanda-tanda, yaitu muka pucat, badan letih dan lesu, mudah mengantuk, mata berkunang-kunang waktu akan berdiri, bibir, lidah dan jari-jari pucat.
3. Vitamin C (Asam Askorbat)
Sumber vitamin C banyak terdapat pada buah-buahan (jambu biji, pepaya, jeruk), sayur-sayuran (bayam, kemangi, daun singkong, daun pepaya, daun melinjo, sawi). Vitamin C fungsinya untuk mencegah penyakit
scorbut atau gusi berdarah.

4. Vitamin D (Alpha Tocoperol)
Sumber vitamin D banyak terdapat pada ikan, mentega, minyak ikan, kuning telur, dan susu. Vitamin D berfungsi untuk mencegah kelainan pertumbuhan tulang kaki.

5. Vitamin E (Alpha Tocoperol)
Sumber vitamin E banyak terdapat pada sayur-sayuran, kacang-kacangan, dan kecambah. Vitamin E berfungsi untuk mencegah kemandulan.

6. Vitamin K (Menadion)
Sumber vitamin K banyak terdapat pada sayuran berwarna hijau, seperti bayam, kobis, dan sayuran hijau lainnya; daging dan hati. Vitamin K fungsinya untuk proses pembentukan darah.

Itulah uraian singkat mengenai macam-macam, fungsi dan sumber vitamin, dari uraian tersebut kita dapat mengetahui bahwa terdapat 10 vitamin yang masing-masing vitamin tersebut mempunyai fungsi yang berbeda dan kita juga tau sumber dari vitamin tersebut.  SELANJUTNYA 

Sumber pustaka :
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan SMP/MTs/ Jaja Sudarja Husdarta, Eli Maryani; ilustrator, Tim Redaksi.— Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 1/Sri Wahyuni, Sutarmin, Pramono; ilustrator, Amanah...[et al.].-- Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Macam-Macam, Fungsi, dan Sumber Zat Mineral

Sumber Zat Mineral [image by kesehatan.gen22.net]
Macam-Macam, Fungsi, dan Sumber Zat Mineral ~ Mineral merupakan unsur zat yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung kelancaran proses metabolisme, pertumbuhan tulang dan gigi bagi anak-anak. Fungsi lain dari mineral adalah memelihara keseimbangan kimiawi dalam tubuh dan pembentukan jaringan tubuh.

Mineral yang dibutuhkan oleh tubuh terbagi menjadi 2, yaitu mineral makro (kalsium, klorin, fosfor, kalium, dan natrium sulfat), dan mineral mikro (besi, yodium, dan flourin). Zat mineral mempunyai beberapa macam, yaitu Kalium ( Ca), Besi (Fe), Fosfor (P), Sulfur (S), Yodium (J), Tembaga (Cu), Fluor (F), Klor (CI), Natrium (Na), Kalsium (K), dan Kalsium (K).

Berikut ini akan diuraikan fungsi dan sumber macam-macam zat mineral tersebut.

1. Kalium ( Ca)
Fungsi kalium yaitu sebagai bahan pembentuk tulang dan gigi, sebagai katalisator perubahan protrombin menjadi trombin dalam proses pembekuan darah, dan sebagai proses kontraksi pelemasan otot-otot. Sedangkan sumber kalium dapat ditemui pada susu dan ikan teri kering, kacang-kacangan kering, sayuran hijau, bayam, kelor, sawi hijau, daun singkong, kacang panjang, dan kangkung.

2. Besi (Fe)
Besi merupakan bahan pembentuk hemoglobin (zat warna darah) yang berfungsi untuk mengangkut oksigen ke jaringanjaringan. Zat ini dapat ditemui pada daging, hati, kacang-kacangan, dan sayur-sayuran hijau.

3. Fosfor (P)
Fosfor mempunyai beberapa manfaat yang baik untuk tubuh, yaitu sebagai bahan pembentuk tulang dan gigi, merupakan bagian penting dari inti sel, mengatur keseimbangan asam basa dalam darah, mengatur proses-proses metabolisme, dan mengatur proses oksidasi. Zat ini banyak ditemui pada sumber makanan berupa daging, hati, ikan teri, dan kuning telur, kacang-kacangan kering, dan bekatul.

4. Sulfur (S)
Fungsi dari sulfur yaitu diperlukan oleh semua sel karena merupakan bagian dari asam amino cystine dan methionine, dan merupakan bagian penting dari vitamin B1. Bahan-bahan makanan sumber-sumber protein adalah daging, ikan, dan kacang-kacangan.

5. Yodium (J)
Yodium merupakan bahan pembentuk hormon thyroksin. Zat ini banyak ditemui dalam bahan-bahan makanan dari laut dan bahan makanan yang tumbuh dekat pantai, serta garam.

6. Tembaga (Cu)
Tembaga mempunyai fungsi dalam tubuh sebagai pembentukan hemoglobin. Tembaga banyak terdapat dalam bahan makanan berupa kacang-kacangan, jeroan, padipadian, ikan, dan bangsa kerang.


7. Fluor (F)
Flour sangat baik untuk gigi, salah satu manfaatnya yaitu mencegah kerusakan gigi. Zat ini dapat ditemui pada bahan makanan berupa garam dapur dan air minum.

8. Klor (CI)
Klor berfungsi untuk mengatur tekanan osmosa, keseimbangan air dan keseimbangan asam-basa, dan bahan pembentuk getah lambung (HCL). Sumber dari klor yaitu garam dapur, bahan makanan dari laut, dan bahan makanan hewani.

9. Natrium (Na)
Natrium mempunyai fungsi yaitu untuk mengatur tekanan osmosa, keseimbangan air dan keseimbangan
asam-basa, dan menjaga kepekaan sel-sel syaraf dan kontraksi otot. Sumber natrium yang mudah ditemui yaitu garam dapur, bahan makanan dari laut, dan bahan makanan hewani.

10. Kalsium (K)
Kalsium sangat bagus untuk tulang, fungsi lainnya bagi tubuh yaitu terdapat dalam semua sel, mengatur tekanan osmosa dan keseimbangan asam-basa, dan diperlukan dalam reaksi enzim dalam sel. Sumber-sumber kalsium dalam bahan makanan yaitu sayur-sayuran, padi-padian, dan kacang-kacangan.

Itulah uraian singkat mengenai macam-macam, fungsi, dan sumber zat mineral, sebenarnya terdapat lagi beberapa macam jenis zat kalsium yang baik untuk tubuh manusia, mungkin lain kali akan kita bahas. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk para pengunjung sekalian.  SELANJUTNYA 

Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan/Sodikin Chandra, Achmad Esnoe Sanoesi; editor, Ema Kurnianingsih.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga postingan lainnya yang berkaitan dengan "makanan sehat" berikut ini :

Menu Makanan Bergizi dan Sehat

Sumber makanan bergizi [image by www.anneahira.com]
Menu Makanan Bergizi dan Sehat ~ Seperti yang telah diketahui bersama bahwa zat gizi merupakan zat makanan pokok yang diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh kita. Jika tubuh kita kekurangan gizi maka dapat dipastikan bahwa tubuh kita akan lemah dan sangat rentan terkena penyakit khususnya penyakit akibat kekurangan gizi.

Untuk itu, agar terhindar dari kekurangan gizi dan penyakit yang diakibatkan kekurangan gizi maka kita diharuskan mengkonsumsi makanan yang mengandung banyak zat gizi. Menu makanan yang kita santap sehari-hari juga sebaiknya bergizi dan sehat. Dikatakan makanan bergizi, jika pola makan dalam kesehariannya kita mampu memenuhi sajian/menu nasi, lauk-pauk, sayur-mayur, buah-buahan, dan susu.

Berikut ini akan diuraikan tentang menu makanan bergizi dan sehat, serta apa-apa saja manfaatnya bagi tubuh kita nantinya.

1. Nasi
Nasi adalah salah satu sumber utama karbohidrat (hidrat arang). Selain nasi, karbohidrat dapat diperoleh dari sumber makanan seperti jagung, gandum, kentang, ubi, singkong dan lain-lain. Karbohidrat merupakan sumber kalori utama bagi tubuh manusia. Karbohidrat dalam tubuh kita berfungsi sebagai sumber energi dan tenaga cadangan.

Tidak semua wilayah di negara kita penduduknya memakan nasi. Oleh karena itu, setiap daerah memiliki porsi makan yang berbeda. Misalnya, takaran makan nasi akan berbeda dengan takaran makan jagung, gandum, atau singkong.

Namun, dari seluruh jenis makanan itu banyak mengandung karbohidrat. Karbohidrat terdiri atas unsur karbon, hidrogen, dan oksigen. Sebagian besar kebutuhan kalori dalam tubuh kita berasal dari karbohidrat. Oleh karena itu, nasi menjadi makanan utama sebagian besar masyarakat bangsa kita.

2. Lauk-pauk
Lauk-pauk adalah salah satu sumber protein yang dibutuhkan oleh tubuh kita. Protein terdiri atas dua sumber, yaitu protein hewani dan protein nabati. Protein hewani adalah protein yang bersumber dari hewan seperti daging, telur, dan susu. Adapun protein nabati adalah protein yang bersumber dari tumbuh-tumbuhan seperti kacangkacangan. Kacang-kacangan dapat disajikan dalam menu makan kita seperti tahu, tempe, dan sebagainya.


3. Sayur-mayur
Sayur-mayur merupakan salah satu sumber mineral yang dibutuhkan tubuh kita. Mineral juga disebut dengan garam-garam mineral. Garam-garam mineral terdiri atas zat kapur, fosfor, zat besi, garam yodium, garam flour, garam natrium, garam klor, dan garam kalium. Dengan mengonsumsi banyak sayuran yang mengandung zat kapur, maka tubuh kita akan menjadi kuat.

Ada dua jenis sumber yang banyak mengandung zat kapur yaitu dari hewan dan tumbuhan. Zat kapur yang bersumber dari hewan, yaitu kuning telur dan ikan. Adapun yang bersumber dari tumbuhan adalah daun pepaya, bayam, sawi, melinjo, dan kangkung.

4. Buah-buahan
Buah-buahan merupakan salah satu sumber vitamin. Vitamin tidak dapat dibuat dalam tubuh kita dalam jumlah yang cukup. Vitamin dapat diperoleh dengan mengonsumsi berbagai macam buah dan sayuran. Vitamin A, berasal dari pisang, pepaya, wortel, dan tomat. Vitamin C, berasal dari jeruk, nanas, strawberry, dan sebagainya.

5. Susu
Dalam pola makan makanan bergizi, susu adalah pelengkapnya. Mengapa demikian? Karena, susu merupakan salah satu sumber vitamin, lemak, dan juga mineral.

Itulah penjelasan singkat mengenai menu makanan bergizi dan sehat, maka dari itu ditekankan sekali lagi bahwa menu makanan yang dikonsumsi setiap hahri perlu terdapat sajian berupa nasi sebagai sumber protein, lauk pauk sebagai sumber protein, sayur-mayur sebagai sumber zat mineral, buah-buahan sebagai sumber vitamin, dan pelengkap adalah susu.  SELANJUTNYA 

Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan/Sodikin Chandra, Achmad Esnoe Sanoesi; editor, Ema Kurnianingsih.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga postingan lainnya yang berkaitan dengan "makanan sehat" berikut ini :

Penyakit yang Timbul Akibat Kekurangan Gizi

Makanan bergizi [image by www.tribunnews.com]
Penyakit yang Timbul Akibat Kekurangan Gizi ~ Gizi merupakan zat makanan pokok yang sangat diperlukan bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Terpenuhi atau tidaknya kebutuhan tubuh akan zat-zat gizi dapat terlihat dari keadaan sesorang tersebut. Pada umumnya kebutuhan akan gizi terpenuhi dari dari makanan yang dikonsumsi setiap harinya.

Jika makanan yang dikonsumsi setiap hari mempunyai gizi yang seimbang maka orang tersebut badannya akan sehat dan jauh dari penyakit akibat kekurangan gizi. Sebaliknya, jika makanan yang dikonsumsi setiap hari tidak bergizi atau mempunyai gizi yang kurang maka tubuh seseorang tersebut akan rentan terkena penyakit kekurangan gizi.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan kebutuhan gizi seseorang itu berbeda, yaitu usia, pekerjaan, jenis kelamin, dan kondisi tubuh. Penyakit yang timbul akibat kurang gizi kebanyakan diderita pada masyarakat kurang mampu dan didominasi oleh anak-anak. Adapun penyakit yang diakibatkan oleh kurang gizi adalah:

1. Busung lapar (kwatshcorkor)
Busung lapar, yaitu penyakit kekurangan energi protein (KEP). Biasanya penyakit ini diderita pada anak-anak atau bayi lima tahun. Balita terhambat pertumbuhan, perutnya buncit (bengkak). Biasanya banyak di daerah garis kemiskinan sehingga tidak mencukupi nilai gizi dalam makanan sehari-hari.


2. Gondok (golter)
Penyakit ini merupakan adanya pembengkakkan kelenjar troid di leher. Dikarenakan kurang mineral yodium. Yodium berguna dalam pembentukan hormon tiroksin. Zat ini terdapat pada garam, ikan laut, udang, dan kerang.

3. Rabun senja
Penyakit ini berlangsung pada hari mulai senja. Oleh karena itu, penderita ini tidak melihat pada senja hari (rabun senja). Hal ini karena kekurangan Vitamin A dalam waktu yang lama.

4. Anemia
Anemia adalah penyakit kekurangan darah, dikarenakan dalam makanan sehariharinya kekurangan zat besi, juga terhambatnya asupan zat besi berupa asam fitat yang terdapat pada kacang-kacangan, gandum, dan teh, kopi (palifenal).


Itulah beberapa penyakiy yang timbul akibat kekurangan gizi, jika anda terkena penyakit yang disebutkan diatas itu tandanya anda kekurangan gizi atau dalam makanan yang anda konsumsi belum mengandung gizi yang seimbang. Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk pembaca sekalian. Salam sehat.  SELANJUTNYA 

Sumber pustaka : Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan/Sodikin Chandra, Achmad Esnoe Sanoesi; editor, Ema Kurnianingsih.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Baca juga postingan lainnya yang berkaitan dengan "makanan sehat" berikut ini :

Senin, 25 Januari 2016

Macam-Macam Zat Makanan Beserta Fungsinya

Zat Makanan Sehat [image by mencegahpenyakit.com]
Macam-Macam Zat Makanan Beserta Fungsinya ~ Seperti yang telah kita ketahui bahwa, dalam makanan sehat terkandung unsur-unsur zat dan gizi yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Zat makanan tersebut dapat bersumber dari sayuran, buah-buahan, daging, dan lain-lain. Selain terkandung zat-zat makanan yang dibutuhkan tubuh, makanan sehat harus bersih dan tidak mengandung zat racun.

Zat-zat dan gizi makanan yang dibutuhkan oleh tubuh diantaranya adalah protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Zat-zat makanan tersebut mempunyai fungsinya masing-masing sehingga diperlukan oleh tubuh, apa saja fungsi zat makanan tersebut, berikut ini akan kita jelaskan satu per satu.

1. Zat Karbohidrat
Karbohidrat merupakan sumber energi utama dalam tubuh kita. Karbohidrat yang kita konsumsi ini bisa berupa zat pati dan zat gula. Yang berupa zat pati misalnya terdapat pada serealia dan umbi-umbian, sedangkan yang berupa zat gula misalnya pada gula pasir, sirup, madu, serta gula dari buah-buahan. Ada tiga unsur yang terkandung dalam karbohidrat, yaitu sebagai berikut.
  • Monosakarida, monosakarida merupakan molekul dasar dari karbohidrat yang mempunyai sifat rasa manis.
  • Disakarida, disakarida juga mempunyai rasa manis. Disakarida di dalam makanan yang mempunyai antigizi, yaitu saknosa, maltosa, dan laktosa.
  • Polisakarida, polisakarida, yaitu karbohidrat jenis monosakanida. Karbohidrat jenis ini banyak terdapat pada tumbuh-tumbuhan makanan yang mengandung zat karbohidrat, yaitu beras, jagung, singkong, sagu, terigu, talas, kentang, ubi, gula, dan buah-buahan yang manis.
2. Zat Protein
Protein mempunyai fungsi yang cukup penting dalam tubuh kita, karena mempunyai banyak manfaat, beberapa diantaranya yaitu memperbaiki sekaligus membentuk sel-sel tubuh, zat pengatur, zat pembangun, dan zat tenaga.. Terdapat dua jenis protein, yaitu protein nabati (dari tumbuh-tumbuhan) dan protein hewani (dari hewan). Contoh sumber protein adalah telur, susu dan daging sapi, daging ayam, kedelai, kacang hijau, serta tempe.

3. Zat Lemak
Lemak merupakan bahan pangan berenergi tinggi, sebab setiap gramnya memberi energi lebih banya dibanding protein atau karbohidrat. Lemak merupakan cadangan energi yang disimpan dalam tubuh. Unsur organik yang terdapat zat lemak meliputi karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O2). Fungsi lemak sebagai cadangan sumber energi, untuk kesehatan kulit dan rambut, sebagai pelarut vitamin seperti vitamin A, D, E, dan K.

Makanan yang banyak mengandung lemak dari hewan disebut lemak hewani, meliputi daging yang ada gajihnya, telur, ikan, susu, keju, dan mentega. Lemak dari tumbuh-tumbuhan disebut lemak nabati, misalnya minyak kelapa, kacang tanah, kedelai, kacang hijau, dan daun singkong.


4. Vitamin
Vitamin merupakan zat-zat yang dibutuhkan tubuh, tetapi dalam jumlah sedikit. Dalam tubuh, vitamin-vitamin itu bersifat esensial, artinya tidak dapat disintesis semuanya atau dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam kondisi normal. Ada vitamin yang larut dalam air (vitamin B dan C), ada pula yang larut dalam lemak (vitamin A, D, E dan K).

Fungsi vitamin, yaitu menjaga kesehatan tubuh; memengaruhi pertumbuhan dan pembentukan jaringan yang baru; mengatur penggunaan makanan dalam tubuh manusia. Beberapa contoh vitamin yang terkandung dalam bahan-bahan makanan antara lain sebagai berikut.
  • Vitamin A : wortel, hati, dan minyak ikan.
  • Vitamin B : kacang, telur, biji-bijian, dan hati.
  • Vitamin C : jeruk, tomat, kubis, dan buah-buahan.
  • Vitamin D : minyak ikan, dan telur.
  • Vitamin E : sayur-sayuran hijau, dan minyak.
  • Vitamin K : daunan hijau, sayur-sayuran, keju, dan kuning telur.
5. Mineral
Mineral merupakan unsur zat yang dibutuhkan tubuh untuk mendukung kelancaran proses metabolisme. Jenis-jenis mineral yaitu zat besi (hati, ginjal, kuning telur, sayur bayam, daun singkong, dan kacang hijau), Zat kapur (susu, ikan-ikan kecil, daun-daunan), dan Iodium (tanaman yang tumbuh di pantai, garam yang ber-iodium, ikan laut, kerang, udang, dan rumput laut).  SELANJUTNYA 

Sumber pustaka :
  • Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan 1/Sri Wahyuni, Sutarmin, Pramono; ilustrator, Amanah...[et al.].-- Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.
  • Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan Kelas VII SMP/MTs/Sujarwadi, Dwi Sarjiyanto; editor, Fitriani Lestari H., Retno Susanti; ilustrator, D. Wisnu Kinardi, Dewi Isnaeni.—Jakarta: Pusat Perbukuan, Kementerian Pendidikan Nasional, 2010.

Minggu, 24 Januari 2016

Ciri-Ciri Makanan Sehat

Makanan Sehat [image by www.mibah.com]
Ciri-Ciri Makanan Sehat ~ Untuk mendapatkan tubuh yang sehat kita perlu membudayakan hidup sehat, salah satu budaya hidup sehat adalah memakan yang sehat. Sebagaimana diterangkan bahwa makanan yang masuk kedalam tubuh kita harus terjaga kesehatannya supaya kita juga akan mendapatkan manfaat dari makanan tersebut.

Makanan yang sehat yaitu makanan yang didalamnya terkandung berbagai macam zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh. Zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh diantaranya karbohidrat, protein, dan lemak, selain itu terdapat juga vitamin dan mineral.

Untuk mengetahui makanan yang kita konsumsi tersebut merupakan makanan sehat, perlu kita ketahui ciri-cirinya. Ciri yang pertama makanan sehat itu adalah Bersih dan tidak mengandung zat racun, seperti yang telah kita ketahui bahwa hampir sebagian besar sumber makanan seperti buah dan sayuran mengandung zat racun dari pestisida, maka dari itu sebaiknya sebelum mengkonsumsi atau mengolah buah dan sayuran perlu dicuci terlebih dahulu.

Ciri yang kedua dari makanan sehat adalah mengandung zat makanan, dalam memilih makanan perlu diketahui bahwa makanan tersebut mengandung zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti yang telah diterangkan sebelumnya bahwa zat makanan yang dibutuhkan oleh tubuh yaitu karbohidrat, protein, dan lemak, tidak lupa vitamin dan mineral.


Ciri yang ketiga dari makanan sehat adalah zat makanan cukup dan berimbang, mengkonsumsi makanan sebaiknya cukup atau berimbang. Tidak baik jika memakan makanan yang hanya mengandung karbohidrat saja, atau lemak saja, perlu menyeimbangkan antara zat karbohidrat, protein, dan lemak ditambah dengan vitamin dan mineral agar makanan tersebut menjadi makanan sehat.  SELANJUTNYA 

Baca juga postingan lainnya yang berkaitan dengan "makanan sehat" berikut ini :