Selasa, 12 Juli 2016

Tanda Penuaan Pada Usia 30-an

tanda penuaan [image by www.artikeldokter.com]
Tanda Penuaan Pada Usia 30-an ~ Pada umumnya proses penuaan disebabkan oleh semakin bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh semakin menurun. Kekurangan kolagen inilah yang menyebabkan elastisitas kulit berkurang sehingga menjadi keriput, kendur, hingga menipis.

Tanda penuaan sudah dapat dilihat pada usia 20-an, akan tetapi tanda tersebut belum terlalu jelas dan pada usia 30-an tanda penuaan itu semakin jelas.

Penuaan pasti terjadi pada setiap orang dan tidak akan bisa dicegah, akan tetapi proses penuaan dapat diperlambat dengan beberapa cara. Cara untuk menghambat proses penuaan ialah dengan mengkonsumsi makanan sehat serta membiasakan hidup sehat, selain itu terdapat juga metode rejuvenasi untuk membuat seseorang terlihat awet muda.

Ternyata terdapat pula beberapa faktor yang mempercepat proses penuaan terjadi, seperti sering terkena paparan sinar matahari, merokok, stres, kurang tidur, konsumsi makanan tinggi gula. Pada proses penuaan, kebanyakan tanda penuaan paling mudah dilihat terjadi pada wajah dan kulit.

Maka dari itu untuk terlihat lebih mudah perlu menghindari beberapa kebiasaan yang dapat mempercepat proses penuaan.

Selain tanda penuaan berupa kerutan yang muncul diwajah dan kulit serta tumbuhnya uban, terdapat pula beberapa tanda penuaan khususnya pada usia diatas 30. Apa saja tanda penuaan tersebut, berikut ini beberapa tanda penuaan pada usia 30-an, seperti yang dikutip dari health.kompas.com.
  • Kulit kendur (sagging)
  • Pigmentasi, yaitu muncul bercak hitam di wajah.
  • Kulit kering dan kasar
  • Kulit menipis
  • Kulit kehilangan volume
  • Mudah terluka atau memar
  • Proses penyembuhan lebih lambat

Senin, 11 Juli 2016

Menurunkan Berat Badan Tanpa Berolahraga

Menurunkan Berat Badan [image by perawatankulitmu.com],
Menurunkan Berat Badan Tanpa Berolahraga ~ Pada umumnya untuk menurunkan berat badan secara maksimal salah satu yang perlu dan wajib dilakukan ialah dengan berolahraga setiap hari, olahraga yang dilakukan pun merupakan olahraga yang cukup menguras tenaga dan banyak mengeluarkan keringat. Akan tetapi, apakah anda percaya jika menurunkan berat badan bisa dengan tidak berolahraga?

Sebenarnya setiap gerakan non olahraga dapat bermanfaat untuk menurunkan berat badan misalnya gerakan berjalan, tertawa, menonton tv, dan lainnya. Menurut sebuah penelitian kegiatan fisik seperti berjalan dan mengangkat beban, tertawa dan mengangkat gelas air, menghabiskan 15 persen sampai 30 persen dari energi yang Anda gunakan.

Hanya berdiri atau bermain solitaire sambil menonton televisi ternyata juga dapat membakar 50 sampai 100 kalori per jam-dibandingkan dengan jika hanya duduk diam. Berikut ini beberapa tips atau cara untuk menurunkan berat badan tanpa memerlukan olahraga, seperti yang dikutip dari health.kompas.com dan prevention.com.

1. Tidur lebih banyak
Semakin sedikit Anda tidur, semakin hormon rasa lapar Anda berteriak meminta makan berlebihan, dibandingkan dengan orang yang tidur delapan jam setiap malam, orang-orang yang tidur lima jam, memiliki kadar hormin ghrelin yang memicu nafsu makan, 15 persen lebih tinggi. Sedikit Anda tidur, semakin mungkin indeks massa tubuh Anda meningkat.

2. Cium aroma peppermint
Ketika mengendus aroma peppermint selama dua jam selama lima hari, kita akan mengonsumsi 1.800 kalori lebih sedikit daripada mereka yang mengendus plasebo non-peppermint. Menurut sebuah studi dalam jurnal Appetite aroma peppermint dapat merangsang hipotalamus, bagian otak yang membantu mengatur tingkat nafsu makan.

3. Sambut sinar matahari pagi
Semakin banyak Anda terkena sinar matahari pagi, semakin mudah Anda menurunkan berat badan. menurut sebuah studi dari Northwestern University, sinar matahari membantu mengatur ritme sirkadian atau ritme internal tubuh, termasuk mengontrol nafsu makan. Mendekat pada jendela sebanyak mungkin, antara pukul delapan pagi dan tengah hari adalah cara yang bagus untuk makan lebih sedikit. Menghindari banyak cahaya terang di kemudian hari, dapat memiliki kebalikan efek pada berat badan Anda, penulis mengatakan.

4. Melangkah ke luar rumah
Semakin stres Anda merasa, semakin besar kemungkinan Anda untuk makan berlebihan. Tim peneliti dari Yale dan University of California, San Francisco mengatakan, hormon stres kortisol dapat meningkatkan nafsu makan dan keinginan Anda untuk ngemil. Berjalan di luar, menyatu dengan alam, dapat mengurangi kadar kortisol yang mendorong keinginan ngemil Anda.  SELANJUTNYA 

Baca juga postingan yang terkait lainnya berikut ini:

Minggu, 10 Juli 2016

Beberapa Cara yang Dapat Dilakukan Untuk Mengurangi Lemak Di Wajah

Lemak di Wajah [image by lifestyle.dreamers.id],
Beberapa Cara yang Dapat Dilakukan Untuk Mengurangi Lemak Di Wajah ~ Tubuh kita memang membutuhkan lemak, akan tetapi jika lemak dalam tubuh terlalu berlebih maka tidak baik juga. Wajah termasuk bagian tubuh yang paling mudah dilihat oleh orng lain, jika terdapat lemak diwajah maka akan sangat mengganggu penampilan.

Lemak pada bagian wajah membuah bentuk wajah kita menjadi bulat termasuk pipi yang menjadi tembem serta tumbuhnya jerawat. Lalu, apa yang harus dilakukan untuk mengurangi lemak yang terdapat pada wajah? Mengurangi lemak pada wajah tidak dapat dilakukan dengan berolahraga, sebab tidak ada olahraga yang khusus untuk mengurangi lemak pada wajah.

Akan tetapi terdapat beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk mengurangi lemak di wajah. Beberapa cara berikut ini sebenarnya tidak dikhususkan untuk mengurangi lemak di bagian wajah saja, akan tetapi cara ini dapat pula mengurangi lemak yang terdapat pada bagian tubuh lainnya. Seperti yang dikutip dari health.kompas.com dan popsugar.com berikut ini caranya.

1. Mengurangi gula dan garam
Ada cara sederhana untuk mengubah tubuh secara instan, yakni membatasi asupan gula dan garam. Bila Anda mengonsumsi terlalu banyak gula dan garam, maka tubuh akan menyimpan banyak kelebihan air. Karenanya, jika kita membatasi keduanya, tubuh secara alami akan mengurangi bobotnya.

2. Ubah olahraga kardio
Bila Anda serius ingin mengurangi lemak di seluruh bagian tubuh, maka perbanyak porsi latihan kardio. Paling tidak Anda perlu melakukan 60 menit sesi latihan lima kali dalam seminggu agar perubahannya lebih terlihat. Hindari melakukan satu jenis latihan kardio saja, tapi kombinasikan dengan latihan interval karena memiliki efek pembakaran kalori yang lebih lama, bahkan setelah kita selesai berlatih.

3. Ganti pola makan
Anda bisa saja melakukan berjam-jam latihan kardio dan angkat beban, tapi jika pola makan tidak ubah maka perbedaan nyata tidak akan terlihat di bagian wajah. Batasi makanan yang diproses, ikuti aturan diet clean-eating, dan jika Anda sudah merasa kenyang, letakkan sendok dan berhentilah makan.

4. Minum cukup air
Cukup minum air akan membuat perut lebih terasa kenyang, meredakan sakit kepala, dan juga menekan rasa lapar. Selain itu, terhidrasi dengan baik juga membuat kulit lebih lembab, bahkan meningkatkan metabolisme.

5. Tidur cukup
Tidur bisa mengatur ulang tubuh kita, meningkatkan daya tahan tubuh, dan menjaga keseimbangan hormon. Tidur paling tidak 7 jam setiap malam untuk mendapatkan energi yang optimal dan pembakaran lemak.  SELANJUTNYA 

Baca juga postingan yang terkait lainnya berikut ini:

Hati-Hati, Terlalu Sering Mengetik di Ponsel Berdampak Buruk Pada Jari Tangan

Terlalu Sering Mengetik di Ponsel Berdampak Buruk Pada Jari Tangan, [image by www.nuga.co]
Saat ini hampir setiap orang mempunyai gadget atau alt teknologi, kebanyak orang-orang mempunyai smartphone dan laptop. Tahukah anda jika salah satu efek buruk dari gadget tersebut ialah dapat mengganggu kesehatan jika terlalu sering digunakan, dan anggota tubuh yang paling sering bersentuhan langsung dengan alat tersebut ialah tangan atau jari.

Pada penelitian yang dilakukan baru-baru ini membuktikan bahwa, ternyata terlalu sering mengetik di ponsel smartphone atau di laptop dapat mengakibatkan otot jari tangan tidak bertambah kuat atau semakin lemah. Kenapa demikian? sebab pada saat kita mengetik pada ponsel atau laptop otot jari kita tidak bekerja secara maksimal.

Seperti yang dikutip dari health.kompas.com dan www.thesun.co.uk, penelitian melibatkan beberapa orang, kemudian para peneliti menganalisa data orang Amerika berusia 20-34 tahun dan membandingkan hasilnya dengan data dari partisipan tahun 1985. Untuk mengukur kekuatan genggaman tangan, partisipan diminta meremas alat sekuat yang mereka mampu.

Tiga dekade lalu, pria berusia 20-24 tahun memiliki genggaman tangan kanan sekitar 54,8 kilogram. Di tahun 2016, hasil penelitian mengungkap penurunan dramatis, karena kekuatan genggaman tangan hanya sekitar 45,8 kilogram.

Pada partisipan perempuan, genggaman tangan juga berkurang kekuatannya, tetapi tidak berubah drastis seperti sebelumnya. Kira-kira perbedaannya hanya sekitar 4,5 kg. Para ahli yakin penurunan kekuatan itu karena peningkatan waktu orang modern menggunakan gadget, terutama ponsel.

"Pola kerja telah berubah secara dramatis sejak 1985. Kita tak lagi bekerja di bidang agrikultur atau pertukangan. Yang kita lakukan saat ini sangat terkait dengan teknologi," kata ketua peneliti Winston-Salem. Ini bukanlah studi pertama yang mengungkapkan efek terlalu banyak menggunakan gadget.

Penelitian lain pada anak-anak menunjukkan, anak usia pra sekolah yang terlalu sering menggunakan gadget juga lebih lemah menggenggam pensil.  SELANJUTNYA 

Baca juga info sehat lainnya berikut ini:

Ternyata Berolahraga Dapat Memperkuat Memori Otak

Berolahraga [image by murykuswari10.wordpress.com],
Ternyata Berolahraga Dapat Memperkuat Memori Otak ~ Seringkali kita mendengar tentang manfaat kesehatan yang akan didapat jika rajin berolahraga setiap hari, akan tetapi jika manfaat olahraga dapat memperkuat memori otak mungkin baru kita dengar. Sebelumnya banyak penelitian yang membuktikan bahwa untuk memperkuat memori otak kita cukup mengkonsumsi makanan yang sehat, khususnya buah dan sayuran.

Bagaimana bisa dengan berolahraga dapat memperkuat memori otak? Seperti yang dikutip dari health.kompas.com dan telegraph.co.uk, sebuah penelitian yang dilakukan oleh peneliti dari National Institute on Ageing di AS membuktikan, bagaimana olahraga dapat meningkatkan memori otak. Sebelumnya, sejumlah penelitian juga menemukan bahwa latihan aerobik dapat meningkatkan memori dan kemampuan belajar. Namun, belum diketahui mengapa hal itu bisa terjadi.

Penelitian kali ini menemukan, berolahraga ternyata memicu produksi protein cathepsin B yang dapat meningkatkan pertumbuhan sel saraf di otak. Kadar protein tersebut meningkat ketika seseorang berolahraga. Protein tersebut dapat disekresikan oleh jaringan otot, kemudian dikirim ke otak.

Penelitian sebelumnya diuji coba terhadap tikus yang berolahraga di atas roda. Peneliti dari National Institute on Aging Dr Henriette van Praag, mengatakan, manfaat itu akan didapat jika melakukan olahraga secara rutin.

Seseorang yang konsisten melakukan olahraga selama empat bulan memiliki hasil tes memori yang lebih baik. Menurut Praag, tak perlu bertanya harus berapa lama berolahraga. Yang terpenting, konsisten melakukannya.


Efek terhadap peningkatan memori lebih didapat dengan olahraga jangka panjang. Olahraga bisa dimulai dengan intensitas ringan, kemudian ditingkatkan secara bertahap. Olahraga rutin yang bisa dilakukan antara lain, lari, bersepeda, dan berenang. Untuk mendapatkan manfaat berolahraga untuk memperkuat memori otak, sebaiknya melakukannya secara rutin 3-5 kali dalam satu minggu atau setidaknya 150 menit per minggu.  SELANJUTNYA 

Baca juga info sehat lainnya yang berkaitan dengan "bugar dan sehat" berikut ini :